Pelatihan Sablon dari KKN 94, Go Proker Jangka Panjang





Sumenep- Pada hari Kamis, 26 Juli 2018, KKN 94 Universitas Trunojoyo Madura  telah melaksanakan progam kerja pelatihan sablon untuk pemuda di Desa Ambunten Barat, Sumenep.  Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dari 4 Dusun yang ada di Desa Ambunten Barat dengan jumlah peserta yang hadir yaitu 17 pemuda. Kegiatan pelatihan ini berawal dari pukul 08.00 sampai pukul 11.00 WIB. Penanggung jawab dari progam kerja ini adalah Achmad Resnu Ekananda yang juga merangkap sebagai koordinator desa KKN 94. Progam kerja ini dicanangkan karena latar belakang penanggung jawab yang memiliki usaha persablonan yang cukup maju. Sehingga dapat dikatakan, pemuda dilatih langsung oleh ahlinya. Selain itu, penanggung jawab menyatakan mau membimbing pemuda yang benar-benar berminat menggeluti dunia sablon dan akan dilatih sampai bias melakukannya secara mandiri. Dan kalau bisa, dapat membuka usaha persablonan di DesaAmbunten.

Alat persablonan yang digunakan di desain sendiri oleh penanggung jawab dengan metode yang mudah, sehingga dapat diterima dan dipraktekan langsung oleh peserta. Pengadaan cat menggunakan warna dasar yang dapat menghasilkan warna baru akibat pencampuran dua warna. Selanjutnya juga digunakan beberapa potong kaos yang siap digunakan sebagai bahan percobaan sablon. Antusiasme peserta terlihat dengan aktifnya peserta dalam mengikuti praktik langsung dalam kegiatan sablon.

Kegiatan ini berjalan dengan lancer karena kerjasama tim yang baik antar anggota KKN 94.  Persiapan untuk kegiatan ini dilakukan jauh hari sebelum puncak acara dimulai. Kerja keras tersebut terbayar dengan banyaknya pemuda yang dating pasca kegiatan yang menyatakan berminat mengikuti pelatihan sablon lanjutan. Bahkan, Kepala Desa Ambunten Barat mengapresiasi kegiatan ini dengan memesan baju PKK dengan kreasi sablon dari anggota KKN 94 dan juga pemuda Desa Ambunten.

Progam kerja pelatihan sablon ini diharapkan dapat bersifat jangka panjang yang diikuti oleh minat pemuda dalam membuka usaha persablonan. Sehingga tujuan akhir dari progam kerja ini adalah mengentaskan pemuda dari pengangguran. “Jika benar-benar berminat untuk belajar, maka saya siap membimbing sampai benar-benar bisa” tegas Achmad disela mengisi kegiatan pelatihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN 94 UTM, “Mengaji Bareng” anak-anak di Ambunten Barat

Ambunten Barat, Data dan Realita