KKN 94 UTM, “Mengaji Bareng” anak-anak di Ambunten Barat


Pendidikan merupakan gardu utama pada diri seseorang untuk mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan sangat penting untuk menunjang kesuksesan, masa depan generasi dan, kehidupan bermasyarakat (interaksi sosial). Urgennya pendidikan bagi generasi menjadi salah satu bidang yang selalu perlu dikembangkan dan dipertahankan sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan adanya pendidikan, generasi penerus bangsa dapat menjadi individu yang tidak mudah terpengaruh dalam hal negatif yang menjatuhkan pada lembah kerusakan.
Pendidikan terbagi menjadi banyak bidang, seperti pendidikan akademik, non akademik, dan juga religius. Salah satu progam kerja KKN 94 untuk memanfaatkan ilmu yang dimiliki adalah mengaji bersama dengan anak-anak di Desa Ambunten Barat. Kelompok KKN 94 sepakat mengatakan “mengaji bersama” bukan “mengajar mengaji” dikarenakan anatara anak-anak dan anggota KKN 94 masih ditahap sama-sama belajar. Kegiatan mengaji bersama ini dilaksanakan pada salah satu masjid di Dusun Drubugan yang menjadi center kegiatan belajar mengaji anak-anak di Desa Ambunten Barat. Waktu pelaksanaan mengaji bareng ini dilaksanakan setiap hari seusai shalat maghrib sampai menjelang shalat isya.
Untuk meratakan tugas, KKN 94 membagi jadwal mengajar kepada semua anggotanya yang pada setiap perjumpaan diisi oleh 3 orang. Anak-anak di Desa Ambunten Barat sangat mengapresiasi keberadaan kakak-kakak KKN yang ikut mengaji bersama. Apresiasi ini dapat dilihat dengan jumlah anak mengaji di masjid yang semakin bertambah dari hari ke hari.
Metode mengaji bersama yang diberikan anggota KKN 94 adalah mengaji peranak sesuai dengan tingkatan mengajinya yang disimak oleh perwakilan KKN dan dilanjutkan dengan mengaji bersama dengan menghafal doa-doa, hafalan surat pendek, praktik wudhu dan juga praktek shalat yang baik dan benar. Kegiatan ini juga diapresiasi oleh ustadz yang menggajar di masjid tersebut. “Sangat senang, sekarang masjid menjadi ramai” tambah ustadz yang mengajar sore itu.

      Ilmu religius bukan ilmu sampingan dari ilmu akademik. Ilmu religius sangat penting untuk ditanamakan kepada anak sejak usia dini. Pentingnya ilmu religius ini untuk menafikkan bahwa kehidupan diatur oleh Tuhan pencipta alam. Didalam pendidikan religius juga tertanam adanya pendidikan karakter. Dengan adanya pendidikan religius, anak-anak dapat memiliki sifat saling menyayangi, tidak mudah terpengaruh hal negatif dan memiliki tata karma yang santun terhadap orangtua. Hal tersebut sinkron terhadap tujuan progam kerja KKN 94 untuk membangun generasi muda emas untuk Indonesia yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ambunten Barat, Data dan Realita